Cara Membuat Larutan Oralit Darurat di Rumah Untuk Mencegah Dehidrasi Diare

Diare yang menyerang anak maupun dewasa dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit tubuh secara drastis dalam waktu singkat. Sesuai dengan panduan hidup bersih PMI Papua, tindakan penanganan darurat melalui pemberian larutan oralit buatan sendiri menjadi solusi awal terpenting untuk mengembalikan keseimbangan cairan serta mencegah risiko dehidrasi berat di rumah.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat racikan pertolongan ini sangat mudah ditemukan di setiap dapur rumah tangga. Pembuatan racikan larutan oralit membutuhkan satu liter air matang, enam sendok teh gula pasir, dan setengah sendok teh garam dapur tanpa bahan tambahan lainnya.

Aduk seluruh bahan tersebut ke dalam wadah bersih hingga gula dan garam larut sempurna dalam air. Takaran komposisi pembuatan larutan oralit harus dipastikan tepat dan tidak boleh berlebihan, karena kadar garam yang terlalu tinggi justru dapat memicu iritasi usus penderita.

Berikan racikan cairan ini sedikit demi sedikit namun sering kepada penderita diare setelah mengalami buang air besar. Konsumsi larutan oralit secara teratur membantu menjaga stamina serta menggantikan kadar ion natrium dan kalium tubuh yang terbuang bersama feses cair.

Jika penderita adalah bayi di bawah usia dua tahun, pemberian ASI harus tetap dilanjutkan di samping pemberian racikan pertolongan ini. Pantau terus tanda-tanda vital seperti elastisitas kulit dan frekuensi buang air kecil penderita secara berkala.

Apabila kondisi diare tidak kunjung membaik dalam rentang waktu dua puluh empat jam atau disertai demam tinggi, penderita harus segera dibawa ke klinik atau puskesmas terdekat. Pertolongan cairan yang cepat terbukti mampu menyelamatkan nyawa penderita diare.