Palang Merah Indonesia (PMI) meyakini bahwa kunci utama dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana adalah melalui Sinergi Hadapi Bencana yang kuat antara PMI dan komunitas. Kolaborasi ini melampaui bantuan semata, fokus pada pemberdayaan masyarakat agar memiliki kapasitas mandiri dalam menghadapi, merespons, dan memulihkan diri dari dampak bencana. Konsep Sinergi Hadapi Bencana ini menjadi landasan bagi setiap program kesiapsiagaan yang diinisiasi PMI di seluruh Indonesia.
PMI secara aktif membangun jembatan komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat lokal, hingga tokoh adat dan pemuda. Program pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas (KBBK) menjadi salah satu wujud nyata dari sinergi ini. Dalam program tersebut, PMI tidak hanya memberikan materi, tetapi juga memfasilitasi diskusi partisipatif untuk mengidentifikasi potensi bahaya lokal dan merumuskan rencana kontingensi bersama. Sebagai contoh, pada tanggal 17 Juli 2025 mendatang, PMI Provinsi Sulawesi Selatan akan mengadakan lokakarya KBBK di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, yang rencananya akan diikuti oleh perwakilan 20 desa dan 50 tokoh masyarakat. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WITA, dengan kehadiran dan pengawasan dari petugas kepolisian setempat yang berjaga setiap hari.
Selain pelatihan, PMI juga mendorong pembentukan dan penguatan relawan lokal dari komunitas itu sendiri. Relawan-relawan ini, yang terdiri dari berbagai latar belakang, dilatih untuk menjadi agen perubahan di wilayah mereka. Mereka adalah perpanjangan tangan PMI yang mampu memberikan edukasi, mengorganisir simulasi, dan menjadi ujung tombak saat bencana tiba. PMI membekali mereka dengan pengetahuan tentang pertolongan pertama, manajemen posko, hingga dukungan psikososial, memastikan setiap individu memiliki peran aktif dalam Sinergi Hadapi Bencana.
Kerja sama dengan sektor swasta dan dunia usaha juga menjadi bagian penting dari sinergi ini, terutama dalam hal penyediaan logistik dan sumber daya. Donasi dan dukungan dari berbagai perusahaan membantu PMI memperkuat kapasitasnya dalam menjangkau lebih banyak komunitas dan menyediakan bantuan yang dibutuhkan. PMI percaya, dengan Sinergi Hadapi Bencana yang kuat, setiap wilayah di Indonesia dapat menjadi benteng pertahanan yang kokoh, di mana masyarakatnya tidak hanya menjadi korban, melainkan pahlawan yang saling menolong dan bangkit bersama dari setiap tantangan.